MAKSIMALKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI DENGAN PUPUK SUBSIDI YANG SEDIKIT

  • Widodo Widodo Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sunan kalijaga Kecamatan Sambungmacan
Keywords: Maksimalkan hasil, Pemeraman, Pupuk Organik

Abstract

Peningkatan produktivitas tanaman padi menjadi target semua petani, salah
satu cara yang ditempuh yaitu dengan menambah dosis pupuk kimia (an organik)
yang berlebih. Dosis pupuk kimia pada saat ini dibatasi sesuai kuota dari
pemerintah, untuk mencukupi kebutuhan pupuk petani rela membeli dari manapun
dan dengan harga berapapun asal kebutuhan pupuk tercukupi. Yang dilakukan
petani memang benar namun petani belum memahami bahwa cara pemupukan yang
mereka lakukan kurang tepat, cara pemupukan secara langsung berakibat pada
banyaknya kandungan pupuk yang hilang percuma, hal ini disebabkan karena pupuk
tersebut hilang menguap atau ikut larut dalam air tanpa dimanfaatkan oleh tanaman,
sebagai contoh apabila kita memupuk 3 sak pupuk kimia yang dimanfaatkan oleh
tanaman hanya 1 sak saja, jadi hanya 30-40% yang dimanfaatkan tanaman
sedangkan 60-70% hilang sia-sia. Timbul satu pemikiran bahwa bagaimana cara
pemupukan yang tepat agar 60-70% bisa dimanfatkan tanaman sehingga petani
tidak harus menambah dosis pemupukan karena hal ini bertentangan sekali dengan
kuota pupuk dari pemerintah yang sedikit. Kami mengadakan uji coba dalam bentuk
demplot selam 5 musim tanam yaitu dengan cara melakukan pemeraman pupuk
kimia sesuai kuota pemerintah namun kami menambahkan media pengikat yaitu
pupuk organik. Kami lakukan pemeraman selama 5-7 hari sebelum aplikasi. Dari
hasil demplot yang kami lakukan memberikan hasil yang sangat signifikan kondisi
tanaman secara fisik tumbuh dengan normal dan produktivitas/hasil tidak kalah
dengan perlakuan petani yang menggunakan pupuk kimia berlebih.

Published
2017-11-01
Section
Articles